Rabu, 26 September 2012

KECACATAN UNIVERSAL


 
 http://rasapas.files.wordpress.com/2011/08/stephen-hawking-steven-hawkings-motor-neurone-disease-hawking-steven-hawkinsstephen-hawkinghawking-stephen-hawkins-stephen-hawking-ill-steven-hawking-steven-hawkins.jpg

  Stephen Hawking

Kekurangan : Penyakit Motor Neuron
Stephen William Hawking adalah seorang ilmuwan fisika ternama asal Inggris. Buku-buku dan penampilan publiknya telah menjadikannya selebriti akademis. pada tahun 2009 ia juga mendapatkan Medali presidensial atas kebebasan, Penghargaan sipil tertinggi di USA. Saat masih menempuh pendidikan di Cambridge, Stephen Hawking terjatuh dari tanggayang kelak akan membuatnya menderita penyakit motor neuron yang membuatnya lumpuh. Ia lebih takut kehilangan kejeniusannya sehingga ia lebih dahulu memeriksakan intelektualnya lewat Mensa test. Diagnosis penyakit syarafnya diketahui saat umurnya mencapai 21 tahun, dimana ia mulai kehilangan kontrol atas tangan dan kakinya, sampai akhirnya ia lumpuh total pada tahun 2009.
Dari kutipan diatas tadi menginspirasi gue buat nge-posting tentang sedikit pengalaman gue,yang gue alami sendiri,dan gue lah tokoh utamanya. jadi gini..........

 “Woy gendut lu mau mati yaa? Hahahahhahhahhahha………” sahut anak-anak SMA yang saat itu liat gue hampir aja ketabrak mobil gara-gara gue ngga hati-hati. Di postingan kali ini gue mau curhat sedikit nihh,,sedikit doang.
Nama gue Ellays Marreta Via Caesa Hariyadi,gue hidup di keluarga yang bisa dibilang berkecukupan. Sebelum itu gue bersyukur banget karna Tuhan kasih keluarga ini ke gue,, gue dilahirin sesar sama Nyokap gue..gue emang masuk kedunia ini dengan keadaan selamat dan ngga kurang satupun organ tubuh gue,tapi sayangnya Tuhan punya jalan lain,waktu gue baru aja mau nongol ke dunia ini dokter yang ngoperasi Nyokap gue mendadak kaget(mungkin dia kaget karna liat muka gue yang mirip Aurel ini) kekagetan dokter tersebut membuat kepala gue miring atau kepala gue terlalu kearah kiri.. menurut cerita Nyokap saat itu Nyokap belum sadar kalau kepala gue miring gini,saat itu yang tersadar malah nenek gue. 
   
 Ceritanya gini,pada tahun 1997 tanggal,hari,bulan dan waktu belum bisa dipastikan nenek gue ngelus-ngelus kepala gue gitu,beliau memperhatikan dan berbisik dalam hatinya “kenapa ni anak kepalanya miring gini?” setelah itu nenek gue langsung aja lapor ke Nyokap gue.
Singkat cerita akhirnya semenjak gue kecil gue udah di terapi,agar kepala gue ngga semiring tebing gunung salak. Singkat cerita lagi,gue udah tumbuh kaya anak-anak lainnya,kepala gue udah ngga seberapa miring lagi. Gue bersyukur banget saat itu. Tapi sayangnya kepala gue ini masih terlihat miring banget dan juga bahu gue sebelah kiri lebih rendah dari pada kanan,tapi gue ngga mau nyalahin keadaan yang ada karna menurut gue percuma aja,toh kalau gue nyalahin Dokternya,dokter juga ngga bisa berbuat apa-apa lagi,mungkin dokter yang ngoperasi Nyokap gue itu udah meninggal percuma aja kita mau nuntut,orangnya aja ngga ada. Akhirnya kami sekeluarga mengikhlaskannya aja.
  
Dengan kondisi gue sekarang sering banget temen-temen nanya ke gue “eh ella,kok kayaknya kepala lo miring gitu sih?” “eh ella kok bahu lo turun gitu sih?” pertanyaan yang begitu sering banger mereka Tanya ke gue,mungkin mereka pengen tau. Akhirnya gue jelasin ceritanya panjang lebar…dan mereka ngerti.
Tapi ada juga yang mencibir gue “woii,,kepala miring ngga usah banyak gaya deh lu” atau juga “kenapa tuh bahu lo turun gitu,eh semua liat deh bahu dia miring gitu hahahahahhahaha……..” gue cuma bisa menghela nafas panjang,gue mau marah tapi nanti mereka malah makin menjadi-jadi,akhirnya gue cuma bisa nerimanya.
Untungnya kecacatan gue ini ngga diikuti oleh adik gue Deo,Puji Tuhan dia ngga ada masalah sama sekali pasca operasi…

Dengan kondisi gue sekarang gue jadi bisa ngerasain apa yang mereka (orang yang mempunyai kekurangan) rasain,di cibir,susah untuk cari temen,pokoknya susah untuk bersosialisasi,kenapa gitu karna ngga semua orang mau berteman dengan anak yang mempunyai kekurangan kayak gini.
Orang sering bilang ada hikmah dibalik semua kejadian itu. Dari situ gue ngambil hikmahnya dan mencoba untuk memotivasi diri gue sendiri. 

Singkat cerita gue termasuk anak yang berprestasi dikelas gue masuk 3 besar terus semenjak gue kelas 3 SD sampai sekarang(kelas XI),dan karna prestasi tersebut temen-temen pada demen temenan sama gue,ngga tau sih mereka mau temenan sama gue karna gue bisa dimanfaatin atau mereka emang mau temenan sama gue karna asik,gue ngga mau mikir kesitu,yang terpenting mereka mau temenan sama gue.
Sebenarnya kecacatan tersebut membuat gue bisa dapat pelajaran diluar pelajaran di sekolah,yaitu “Kecacatan sendiri meliputi kekurangan (fisik) seseorang,tetapi Kecacatan Universal adalah kecacatan yang berasal dari dalam hati kita sendiri.” Maka dari itu untuk kita semua yang normal(tidak cacat),kita harus introspeksi diri kita sendiri,dan berkata pada diri kita “gue emang tidak mengalami kecacatan,tapi apakah gue juga tidak mengalami Kecacatan Universal?”

Postingan kali ini membahas mengenai kecacatan(fisik maupun universal) mungkin dari temen-temen semua pengen ngeshare pengalaman,ataupun pemikiran lainnya bisa di share di comment box :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar