Joko Widodo nama yang sangat sederhana. Tidak hanya nama
menurut saya, kepribadian pun mengikutinya. Untuk kali ini saya tidak mau
bercerita mengenai sosok Jokowi karena anda pasti sudah mengenal nya atau
bahkan tahu lebih dari saya. Jujur saja saya terharu ketika beliau dilantik,
ntah kenapa semua perjuangan para relawan mampir diingatan saya seperti peluru
di medan perang.
Kenapa saya terharu dengan perjuangan para relawan?
Karena mereka relawan yang sesungguhnya (bukan gadungan dan bukan bayaran!)
saya bisa merasakan euforia yang ada saat itu (sebelum pemilu, marak-maraknya
kampanye) para relawan dengan semangatnya mengkampanyekan visi misi, menarik
teman-teman yang sedang bingung memutuskan, membuat video yang sangat sangat
sangat kreatif.
Salah satu gerakan relawan yang selalu saya pantau (saat
itu) adalah “60 Detik Buat Kamu yang Masih Bingung” yang dibuat oleh Edward
Suhadi. Di video yang dibuat koh Edward ada mas Butet, Yoris, Joko Anwar, Rene,
Ligwina Hananto, dan masih banyak lagi orang-orang dari segala macam profesi;
comica, penulis, creativepreneur, aktris, chef, bahkan youtubers semua ambil
bagian dalam pembuatan video yang berdurasi 1 menit. Jadi di video itu
temen-temen relawan mengungkap kan kenapa mereka memilih Jokowi, jadi semacam
video ajakan untuk temen-temen yang masih bingung saat itu. Walau pun memang
kalau kita lihat secara keseluruhan udah banyak masyarakat yang menetapkan
pilihan, tapi banyak juga yang masih bingung atau sudah memutuskan pilih siapa
tapi masih mikir-mikir ‘pilihan gue bener nggak sih?’ jadi suara yang ‘bingung’
tadi yang mau direbut relawan. Selain video 60 detik, ada juga GerakCepat.com,
Game Jokowi Go, dan banyak juga temen-temen yang nulis di blog pribadi tentang
pilihannya seperti Pandji, masih banyak lagi gerakan dari relawan yang pastinya
tidak bakalan cukup jika ditulis disini.
![]() |
| GerakCepat.com |
Dan selain gerakan relawan ada hal lain lagi yang tidak
bisa lepas dari ingatan adalah #AkhirnyaMilihJokowi tagar itu menurut saya
tagar fenomenal karena temen-temen aktris, seniman, dan lainnya yang saat itu
tertutup dengan siapa yang akan dia pilih dengan gamblangnya mereka semua
menulis #AkhirnyaMilihJokowi. Bahkan artis luar seperti Jason Mraz, Arkana,
Sting dan banyak lainnya berkicau perihal dukungan mereka kepada capres dengan
urut dua tersebut, dan hal ini juga yang membuat beredarnya isu bahwa jokowi
adalah antek asing. Asal anda tahu itu adalah isu yang paling lucu yang pernah
saya dengar.
![]() |
Hampir saja ketinggalan, rekening untuk dana kampanye
Jokowi-JK dengan rakyat sebagai donatur. Di bagian pengumpulan dana kampanye
ini ada satu kejadian yang membuat saya, bahkan bukan hanya saya, terharu. Jadi
saat itu tengah heboh-hebohnya pembukaan rekening untuk kampanye dan di salah
satu media televisi memberitakan tentang seorang pedagang (seingat saya)
merekalan hasil jerih payahnya berdagang (saat itu) untuk di donasikan, lalu
bapak itu diminta wartawan untuk menjelaskan apa yang ia lakukan berserta
alasannya. Dan disini saya menangis, dengan badan penuh peluh dan debu di depan
bank ‘saya memang ngga banyak ngasih nya 120 ribu saja, tapi saya berharap ini
bisa membantu pak Jokowi.’ Saya melihat wajah tulus dari bapak ini, luar biasa.
Rekening itu kalau tidak salah terkumpul puluhan miliyar. WOW!
Dari semua hal yang saya bicarakan diatas itu sudah cukup
menjadi bukti kalau masyarakat punya kekuatan. Tidak perlu dana yang banyak,
masyarakat dengan sendirinya menyediakan, tidak perlu menjanjikan pembagian
kursi diawal, tidak perlu mengadakan kuis buatan di tv sendiri, tidak perlu
relawan dengan bayaran miliyar-an, dan maaf blackcampaign yang kamu lakukan
tidak termakan. Ini namanya, people power. Dan saya percaya itu.
Terima kasih relawan, terima kasih rakyat Indonesia sudah
menitipkan mandat kepada dua orang ini. God bless Indonesia!
Ps: sebelum hadirnya Joko Widodo masyarakat Indonesia
juga pernah menunjukkan “people power” nya saat menumbangkan tahta Soeharto
(salah satunya).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar