Kamis, 23 Oktober 2014

Relawan 0 Rupiah (People Power)



Joko Widodo nama yang sangat sederhana. Tidak hanya nama menurut saya, kepribadian pun mengikutinya. Untuk kali ini saya tidak mau bercerita mengenai sosok Jokowi karena anda pasti sudah mengenal nya atau bahkan tahu lebih dari saya. Jujur saja saya terharu ketika beliau dilantik, ntah kenapa semua perjuangan para relawan mampir diingatan saya seperti peluru di medan perang. 


Kenapa saya terharu dengan perjuangan para relawan? Karena mereka relawan yang sesungguhnya (bukan gadungan dan bukan bayaran!) saya bisa merasakan euforia yang ada saat itu (sebelum pemilu, marak-maraknya kampanye) para relawan dengan semangatnya mengkampanyekan visi misi, menarik teman-teman yang sedang bingung memutuskan, membuat video yang sangat sangat sangat kreatif. 

                                                                                     

Salah satu gerakan relawan yang selalu saya pantau (saat itu) adalah “60 Detik Buat Kamu yang Masih Bingung” yang dibuat oleh Edward Suhadi. Di video yang dibuat koh Edward ada mas Butet, Yoris, Joko Anwar, Rene, Ligwina Hananto, dan masih banyak lagi orang-orang dari segala macam profesi; comica, penulis, creativepreneur, aktris, chef, bahkan youtubers semua ambil bagian dalam pembuatan video yang berdurasi 1 menit. Jadi di video itu temen-temen relawan mengungkap kan kenapa mereka memilih Jokowi, jadi semacam video ajakan untuk temen-temen yang masih bingung saat itu. Walau pun memang kalau kita lihat secara keseluruhan udah banyak masyarakat yang menetapkan pilihan, tapi banyak juga yang masih bingung atau sudah memutuskan pilih siapa tapi masih mikir-mikir ‘pilihan gue bener nggak sih?’ jadi suara yang ‘bingung’ tadi yang mau direbut relawan. Selain video 60 detik, ada juga GerakCepat.com, Game Jokowi Go, dan banyak juga temen-temen yang nulis di blog pribadi tentang pilihannya seperti Pandji, masih banyak lagi gerakan dari relawan yang pastinya tidak bakalan cukup jika ditulis disini. 
 
  60 detik buat kamu yang masih bingung



GerakCepat.com
                                                                                      
Dan selain gerakan relawan ada hal lain lagi yang tidak bisa lepas dari ingatan adalah #AkhirnyaMilihJokowi tagar itu menurut saya tagar fenomenal karena temen-temen aktris, seniman, dan lainnya yang saat itu tertutup dengan siapa yang akan dia pilih dengan gamblangnya mereka semua menulis #AkhirnyaMilihJokowi. Bahkan artis luar seperti Jason Mraz, Arkana, Sting dan banyak lainnya berkicau perihal dukungan mereka kepada capres dengan urut dua tersebut, dan hal ini juga yang membuat beredarnya isu bahwa jokowi adalah antek asing. Asal anda tahu itu adalah isu yang paling lucu yang pernah saya dengar. 





Hampir saja ketinggalan, rekening untuk dana kampanye Jokowi-JK dengan rakyat sebagai donatur. Di bagian pengumpulan dana kampanye ini ada satu kejadian yang membuat saya, bahkan bukan hanya saya, terharu. Jadi saat itu tengah heboh-hebohnya pembukaan rekening untuk kampanye dan di salah satu media televisi memberitakan tentang seorang pedagang (seingat saya) merekalan hasil jerih payahnya berdagang (saat itu) untuk di donasikan, lalu bapak itu diminta wartawan untuk menjelaskan apa yang ia lakukan berserta alasannya. Dan disini saya menangis, dengan badan penuh peluh dan debu di depan bank ‘saya memang ngga banyak ngasih nya 120 ribu saja, tapi saya berharap ini bisa membantu pak Jokowi.’ Saya melihat wajah tulus dari bapak ini, luar biasa. Rekening itu kalau tidak salah terkumpul puluhan miliyar. WOW!

Dari semua hal yang saya bicarakan diatas itu sudah cukup menjadi bukti kalau masyarakat punya kekuatan. Tidak perlu dana yang banyak, masyarakat dengan sendirinya menyediakan, tidak perlu menjanjikan pembagian kursi diawal, tidak perlu mengadakan kuis buatan di tv sendiri, tidak perlu relawan dengan bayaran miliyar-an, dan maaf blackcampaign yang kamu lakukan tidak termakan. Ini namanya, people power. Dan saya percaya itu.
 
Terima kasih relawan, terima kasih rakyat Indonesia sudah menitipkan mandat kepada dua orang ini. God bless Indonesia! 


Ps: sebelum hadirnya Joko Widodo masyarakat Indonesia juga pernah menunjukkan “people power” nya saat menumbangkan tahta Soeharto (salah satunya).


 















Tidak ada komentar:

Posting Komentar